Seminar Nasional CITIES 2010

Latar Belakang

Inovasi berarti “proses” atau “hasil” pengembangan dan mobilisasi pengetahuan, keterampilan dan pengalaman untuk menciptakan/memperbaiki produk, proses, sistem yang baru serta memberikan nilai yang berarti. Sebagai suatu proses, inovasi akan terus berkembang. Seperti yang diungkapkan Sujarto (1985), proses merupakan suatu kegiatan “pengolahan” sesuatu atau beberapa output. Rangkaian proses sering dikatakan sebagai rangkaian kegiatan sekuensial, yang merupakan langkah-langkah rasional untuk mencapai suatu keputusan sebagai keluarannya. Selanjutnya Melville C. Branch (1985) menyatakan bahwa perencanaan adalah proses aktivitas yang berkelanjutan dan merumuskan apa yang dapat dilakukan dan diinginkan untuk masa depan, serta bagaimana mencapainya.

Kota sebagai wadah kegiatan manusia dalam kehidupan sehari-hari, senantiasa berkembang, sesuai dengan perkembangan manusia. Meningkatnya pertumbuhan penduduk di kota berdampak pada berbagai kegiatan yang terkait, antara lain yaitu kegiatan sosial ekonomi. Pertambahan penduduk dan berbagai kegiatan yang menyertainya ini perlu direncanakan dengan baik, agar perkembangannya nanti dapat selalu mengakomodasi kebutuhan manusia dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Dalam upaya perencanaan dan pengelolaan ruang kota tersebut, diperlukan berbagai strategi, kebijakan, program dan aturan-aturan yang diperlukan yang mendukung perencanaan kota masa depan yang lebih baik.

Sejak diberlakukannya UU No. 26/2007, penyelenggaraan penataan ruang dituntut untuk dapat mewujudkan ruang wilayah nasional yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan berlandaskan Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional. Berdasarkan tujuan tersebut, maka penyelenggaraan penataan ruang menjadi sangat urgen untuk diterapkan pada berbagai level; dari pusat, provinsi, sampai kabupaten/kota. Sejalan dengan hal tersebut, maka dalam merencanakan masa depan kota yang berkelanjutan, diperlukan berbagai inovasi dan pendekatan yang dapat tercipta baik dari penelitian maupun praktek-praktek perencanaan. Oleh karena itu, seminar ini diadakan sebagai wadah untuk mengeksplorasi dan mengelaborasi berbagai “Inovasi dalam Riset dan Praktek Perencanaan Menuju Penataan Ruang Kota Masa Depan”.

Tujuan

Seminar Nasional CITIES 2010 merupakan “think tank” yang bertujuan:

  1. Mempertemukan berbagai sudut pandang berdasarkan multidimensi keilmuan dalam suatu wadah yang ilmiah;
  2. Diseminasi hasi riset dan praktek perencanaan sebagai pembelajaran bagi berbagai stakeholder (peneliti, akademisi, praktisi dan birokrat);
  3. Memetakan hasil riset dan praktek perencanaan yang inovatif guna penyusunan agenda penelitian dan praktek perencanaan di masa depan

Topik-Topik

Hasil riset, praktek perencanaan, kajian, konsep mengenai:

  1. Inovasi penataan ruang berbasis ekologi
  2. Inovasi penataan ruang berbasis ekonomi
  3. Inovasi penataan ruang berbasis teknologi
  4. Inovasi penataan ruang berbasis sosial

Keynote Speakers

  • Ir. Tri Rismaharini, MT (Walikota Surabaya)
  • Sadayuki Yagi, PhD. (JICA Transport Planning Expert)
  • Dr. -Ing. Jo Santoso (Akademisi dan Praktisi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s